Warehousing

Berikut ini adalah pengertian “Warehousing” yang terdapat dalam Arsip Bisnis, Dealer, Merchandiser, dsb. Artinya dijelaskan secara umum yang terkadang maksudnya tidak terlalu terikat dengan topik utama yang bersangkutan (kecuali istilahnya memang khas pada bidang/subjek bisnis tertentu).

 

Arti Warehousing (Penyimpanan Barang) Dalam Arsip Bisnis
Warehousing (Penyimpanan Barang) adalah Proses menyimpan fisik arsip dan dokumen perusahaan dalam gudang atau tempat penyimpanan yang aman. Fungsinya, Menyediakan ruang dan lingkungan yang tepat untuk menjaga keamanan dan ketersediaan arsip fisik. Contohnya, Mengontrak penyedia jasa penyimpanan arsip yang memiliki fasilitas gudang dan pengamanan yang sesuai.

Arti Warehousing (Penyimpanan Barang) Dalam Dealer
Warehousing (Penyimpanan Barang) Adalah Proses menyimpan barang atau produk di fasilitas penyimpanan atau gudang dealer sebelum dijual atau didistribusikan. Fungsinya, Menyediakan tempat yang aman dan teratur untuk menyimpan stok barang sebelum dijual atau didistribusikan.

Contoh: Seorang dealer elektronik menyimpan produk-produknya di gudang mereka sebelum dikirim ke toko-toko pengecer.

Arti Warehousing (Penyimpanan Barang) Dalam Merchandiser
Warehousing (Penyimpanan Barang) Adalah Proses menyimpan, mengelola, dan mengatur persediaan barang di gudang atau pusat distribusi. Fungsi dari warehousing adalah untuk menjaga ketersediaan stok yang memadai dan memastikan efisiensi dalam proses logistik.

Contoh: Seorang merchandiser bekerja sama dengan tim logistik untuk mengatur penyimpanan barang yang tepat, melakukan pemantauan inventaris, dan mengatur pengiriman barang ke toko.

Arti Warehousing Dalam B2B
Warehousing; Penyimpanan barang, yaitu proses menyimpan, mengatur, dan mengelola persediaan produk dalam fasilitas penyimpanan yang disebut gudang.

Contoh: Perusahaan A memiliki operasi warehousing yang efisien untuk menjaga ketersediaan produk mereka dan memenuhi permintaan pelanggan.

Arti Warehousing Dalam Jasa Pengiriman
Warehousing Adalah Layanan penyimpanan barang dalam gudang untuk jangka waktu tertentu sebelum pengiriman.

Contoh: J&T menyediakan layanan warehousing untuk pelanggan yang membutuhkan penyimpanan sementara barang sebelum dikirim.

Warehousing Adalah Layanan penyimpanan barang yang ditawarkan oleh JNE di pusat-pusat distribusi mereka.

Contoh: Seorang pengusaha dapat menggunakan layanan warehousing JNE untuk menyimpan dan mengelola stok barang mereka sebelum dikirim ke pelanggan.

Warehousing Adalah Proses penyimpanan sementara paket atau barang di fasilitas gudang sebelum dikirimkan ke tujuan akhir.

Contoh: Wahana Express memiliki fasilitas warehousing untuk menyimpan paket-paket yang sedang menunggu pengiriman.

Arti warehousing Pada Kamus Saham
warehousing; When a company wishes to take over another company and over a period of time, gradually builds up their share by purchasing the shares of that company, it is called warehousing. (Sumber : www.buzzle.com)

 

Semoga informasi peristilahan kamus bisnis singkat ini cukup bermanfaat dan bermakna, serta menambah wawasan pengunjung website Glosarium.org dalam kosa kata yang ada pada Arsip Bisnis,Dealer,Merchandiser,B2B,Jasa Pengiriman,Saham, dsb. Dan, mohon maaf tidak ada penjelasan detail karena konsep website ini hanya sebagai bahan pengingat dan contekan semata.