Stockout

Berikut ini adalah pengertian “Stockout” yang terdapat dalam Inventory, Merchandiser, Retail, dsb. Artinya dijelaskan secara umum yang terkadang maksudnya tidak terlalu terikat dengan topik utama yang bersangkutan (kecuali istilahnya memang khas pada bidang/subjek bisnis tertentu).

 

Arti Stockout (Kehabisan Stok) Dalam Inventory
Stockout (Kehabisan Stok) Adalah Keadaan di mana suatu produk tidak tersedia dalam inventaris saat ada permintaan.

Contoh: Pelanggan marah karena mengalami kehabisan stok saat mencoba membeli produk yang diinginkan.

Arti Stockout (Kehabisan Stok) Dalam Merchandiser
Stockout (Kehabisan Stok) Adalah Keadaan di mana produk tertentu tidak tersedia di toko karena stoknya habis. Fungsi dari menghindari kehabisan stok adalah untuk memenuhi permintaan pelanggan dan menghindari kehilangan penjualan.

Contoh: Seorang merchandiser memantau tingkat persediaan untuk menghindari stockout dan mengatur pengisian ulang stok dengan tepat waktu.

Arti Stockout (Kehabisan Stok) Pada Kamus Retail
Stockout (Kehabisan Stok); Keadaan di mana produk tidak lagi tersedia di toko karena persediaan habis. Stockout dapat terjadi karena permintaan yang tinggi, kurangnya pengisian ulang, atau masalah logistik.

Contoh: Sebuah toko elektronik mengalami stockout pada sebuah produk populer karena banyaknya permintaan dan keterlambatan pengiriman dari pemasok.

 

Semoga informasi peristilahan kamus bisnis singkat ini cukup bermanfaat dan bermakna, serta menambah wawasan pengunjung website Glosarium.org dalam kosa kata yang ada pada Inventory,Merchandiser,Retail, dsb. Dan, mohon maaf tidak ada penjelasan detail karena konsep website ini hanya sebagai bahan pengingat dan contekan semata.